Home » , , » Kesetiaan dan Pengorbanan

Kesetiaan dan Pengorbanan

Dhedi R Ghazali | Sunday, September 06, 2015 | 0 komentar

Kesetiaan dan Pengorbanan

Aku bertanya tentang hal ihwal kesetiaan dan pengorbanan. Setiap isi kepala memberikan jawaban yang berbeda-beda namun sesungguhnya sama. Aku terdiam dalam sebuah pencarian yang kian pualam. Hingga pada akhirnya, di suatu tempat yang jauh dari keramaian kota, aku bertemu dengan sepasang suami istri yang telah renta.

Di gubuk mereka yang reyot, aku dijamu dengan air putih yang begitu mendinginkan tenggorokan dan pikiran. Setelahnya, kulihat rekah bunga di wajah mereka, diiringi cahaya terang dari kedua bola yang seharusnya mulai meredup. 

Aku bertanya, "Bagaimana bisa kalian hidup berdua di tengah keterbatasan dan kekurangan ini?"
Mereka hanya tersenyum tanpa mengatakan sepatah katapun.

Aku kembali bertanya, "Apakah kalian tak ingin hidup yang lebih baik dari ini? Istana yang megah, makanan yang serba ada, apakah kalian tak bermimpi untuk mempunyainya?"

Mereka kembali hanya tersenyum, kali ini senyumannya disertai dengan gerakan tangan yang tak kumengerti apa maksudnya.

Angin semilir tiba-tiba saja menerobos celah-celah anyaman bambu yang mengitari rumah kedua pasangan renta, tubuhku terasa disiram dengan air yang berasal dari mata air pegunungan. Kulihat pasangan renta itu menatapku dengan tatapan yang tajam. Kali ini kulihat mereka begitu serius.

Lelaki tua berkata, "Jika kau bertanya hal seperti itu, sesungguhnya aku tak akan mampu menjawabnya."

Perempuan renta di sampinya menganggukkan kepala mengiyakan apa yang dikatakan suaminya.
Kembali lelaki tua berkata, "Usialah yang akan menjawabnya. Kau masih muda wahai anakku, maka carilah jawaban di setiap pertanyaan yang ada di perjalanan hidupmu. Carilah sendiri hingga usiamu yang akan menjawabnya."

Aku semakin bingung dengan apa yang diucapkannya, hingga pada akhirnya isteri dari lelaki tua itu berkata, "Ini tentang kesetiaan dan pengorbanan, anakku. Kesetiaan kepada yang menciptkan kesetiaan itu sendiri dan pengorbanan terhadap yang memberikan kasih sayang tanpa batas. Dan lihatlah kami serta hidup kami, inilah buah dari kesetiaan dan pengorbanan yang kami lakukan."

Tak lama kemudian, mataku tertuju di sebuah foto kusam yang terpajang di sudut ruangan. Kulihat foto kedua pasangan itu diapit oleh dua foto lelaki yang begitu gagah. Di sebelahnya kanan terlihat foto lelaki berseragam angkatan udara dan di sebelah kiri terpajang foto lelaki berseragam angkatan laut.

Pasangan itu kini melihatku dengan senyum yang tipis, mereka berkata, "Itu foto anak kami".


Gubuk, 2015


Jika menurut kalian, artikel ini bermanfaat. Silahkan di-share untuk teman Anda, sahabat Anda, keluarga Anda, atau bahkan orang yang tidak Anda kenal sekalipun. Setelah membaca, saya harap juga bisa meninggalkan komentar serta like fans page kehidupan tanpa batas.  Semoga Anda juga mendapatkan balasan pahala yang berlimpah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Barangsiapa yg memberi petunjuk atas kebaikan, maka baginya adalah pahala seperti orang yg melakukan kebaikan itu.” (HR Muslim)
 
Share this article :
Kehidupan Tanpa Batas

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : Copyright © Nov 2010. Kehidupan Tanpa Batas - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger